Mengapa BMW Hampir Menjual Dirinya ke Daimler pada tahun 1959

0
7

Kantor pusat BMW berada di Munich. Itulah jangkarnya. Merek ini terkenal dengan sedan sport dan sepeda motornya. Ini adalah salah satu nama paling menonjol dalam sejarah otomotif global. Namun keunggulan itu tidak dijamin.

Perusahaan ini dimulai pada tahun 1916. Namanya Bayerische Flugzeug-Werke. Mereka membuat mesin pesawat. Pada bulan Juli 1917, namanya diubah menjadi Bayerische Motoren Werke. Dari sanalah BMW berasal. Mereka mulai membuat sepeda motor pada tahun 1920-an.

Mereka memasuki pasar mobil pada tahun 1928. Pekerjaan awal mereka serius. Sepeda motor R32 mencetak rekor kecepatan dunia. Rekor tersebut bertahan hingga tahun 1937. Selama Perang Dunia II, BMW membuat mesin pesawat jet pertama. Luftwaffe menggunakannya.

Setelah perang, keadaan menjadi kacau. Perusahaan mencoba bersaing di pasar mobil kecil. Itu gagal. Volkswagen memiliki mobil yang kompak dan murah. BMW tidak bisa bersaing. Pada tahun 1959, perusahaan tersebut hampir bangkrut. Manajer berencana menjualnya ke Daimler-Benz.

Lalu segalanya berubah.

Herbert Quandt, seorang pengusaha Jerman, mengakuisisi saham pengendali. Ini menyelamatkan perusahaan. BMW memperkenalkan seri 700. Itu sukses. Mereka mengikutinya dengan model 1500. Itu juga berhasil.

Pada saat yang sama, sepeda motor baru dirilis. Mereka menjadi sangat populer di Amerika Serikat.

Perusahaan menjadi stabil. Ini menjadi merek mobil premium pada akhir abad ke-20.

Ada yang tersandung kemudian. Pada tahun 1994, BMW mencoba merebut pangsa pasar sebagai perusahaan SUV. Mereka membeli Grup Rover. Mereka kehilangan sekitar $4 miliar dalam kesepakatan itu. Mereka menjual merek Land Rover ke Ford pada tahun 2000. Itu adalah jalan keluar yang mahal.

Namun gerakan lain berhasil. Mereka meluncurkan kembali MINI Inggris pada tahun 2001. Itu sukses besar. Pada tahun 2003, mereka mengakuisisi Rolls-Royce. Merek Inggris lainnya bergabung.

Keluarga Quandt masih memegang saham yang signifikan. Mereka telah menyalakan lampunya selama lebih dari satu abad.

Mengapa rencana awal penjualan gagal? Intervensi Quandt menghentikan penjualan. Itu mengubah lintasannya.

Bagaimana dengan kegagalannya? Pembelian Rover Group adalah pembelian terbesar. Itu adalah kesalahan dalam strategi. Biayanya miliaran. Itu tidak menghasilkan dominasi SUV yang diharapkan.

Apakah peluncuran MINI menyelamatkan era modern perusahaan? Ini tentu saja membantu. Ini memberikan aliran pendapatan baru. Ini memperluas jangkauan merek ke segmen pasar yang berbeda.

Sejarahnya panjang. Mulai dari mesin pesawat hingga mobil. Dari hampir mati hingga dominasi global. Keluarga Quandt telah menjadi benang merahnya.

Masih ada risiko. Pasar berubah. Persaingan sangat ketat. Tapi fondasinya kokoh. Atau memang begitu. Angka-angka menunjukkan kemenangan dan kekalahan. Cerita berlanjut.